Tugas Bahasa indonesia
1.
Pokok-pokok
imformasi.
Atasi Kebakaran Gunung Agung “Sekala Niskala”
Senin 03 september
kemarin bupati Gredeg menyatakan untuk mengatasi kebakaran hutan Gunung Agung
sejak tiga hari lalu di arial yang sulit karena terjal dan berjurang. Aparat
berharap angin tidak bertiup kencang agar kebakaran tidak meluas. Cara yang
paling memungkinkan adalah memadamkan api dengan menggunakan pesawat atau
helokopter pemadam. Usulan dana tersebut diharapkan bisa direspons pemerintah
pusat. Camat dan prebekel diintruksikan untuk memberikan imformasi kepada para
pencari madu, pembuat arang dan pencari kayu bakar agar tidak menggunakan api.
Kadishutbun kab. Karangasem, I Ketut Mudita menambahkan upaya pengendalian
kebakaran di gunung Agung namun masih secara manual. Titik api pertama
sebelumnya di sekitar lokasi desa Ban Kubu telah dapat diatasi. Seluruh arial
yang terbakar mencapai sekitar 230 ha dari 1.420 ha kawasan hutan lindung di
tiga wilayah kecamatan, masing-masing kecamatan Rendang, kubu, dan Bebandem.
Kondisi yang terjal di arial kebakaran menyulitkan upaya pemadaman, selain
tingginya semak kering dan dan gugurnya daun pinus yang menyebar mempercepat
penyebaran api.
2.
|
Kebakaran gunung
agung
|
|
3 kawasan hutan yang terbakar
|
|
penyebab
|
|
Cara mengatasi kebakaran
|
|
Gururnya daun vinus
|
|
Angin yang
bertiup kencamg
|
|
Semak kering
|
|
Kec. Bebandem
|
|
Kec. Kubu
|
|
Kec.Rendang
|
|
Pesawat / Helikopter pemadam
|
|
Secara manual
|
3.
Kesimpulan
secara deduktif.
Ø Arial
yang terjal dan berjurang menyulitkan aparat untuk mengatasi kebakaran Gunung
Agung.


